News On Japan

Jepang, Kanada Akan Mendirikan Kerangka Ekonomi '2+2' untuk Kerja Sama EV

TOKYO, Nov 20 (News On Japan) - Perdana Menteri Ishiba, yang menghadiri KTT G20 di Brasil, mengadakan pembicaraan pada 18 November dengan Perdana Menteri Inggris Starmer, di mana mereka sepakat untuk mendirikan kerangka ekonomi "2+2" yang melibatkan menteri luar negeri dan menteri ekonomi.

Keputusan Jepang untuk mendirikan kerangka ekonomi "2+2" menandai perjanjian kedua setelah Amerika Serikat. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi kebijakan proteksionis yang didorong oleh mantan Presiden Trump, seperti penerapan tarif sebesar 10% hingga 20% pada impor ke AS. Jika diterapkan, langkah-langkah ini diperkirakan akan berdampak signifikan tidak hanya pada Jepang dan Inggris tetapi juga pada ekonomi global.

Untuk mempersiapkan perkembangan tersebut, Jepang dan Inggris berniat untuk bekerja sama secara erat. Secara terpisah, Perdana Menteri Ishiba bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Trudeau dan sepakat untuk memajukan kerja sama di bidang kendaraan listrik (EV) dan teknologi terkait.

Selain itu, Ishiba mengonfirmasi dengan para pemimpin G7 lainnya pentingnya menjaga kerja sama erat dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh Korea Utara dan Cina. Pada 19 November, Ishiba dijadwalkan mengadakan konferensi pers di Brasil untuk membahas hasil kunjungannya ke luar negeri.

Source: テレ東BIZ

News On Japan
MEDIA CHANNELS
         

Image of Hunian Lansia Mewah Menyasar Kalangan Kaya yang Terus Bertambah di Jepang

Hunian Lansia Mewah Menyasar Kalangan Kaya yang Terus Bertambah di Jepang

Jepang, yang dikenal sebagai salah satu negara dengan usia harapan hidup tertinggi di dunia, terus mengalami peningkatan jumlah penduduk lanjut usia, dengan mereka yang berusia 65 tahun ke atas kini mencapai rekor 29,3 persen dari total populasi, naik sekitar 20.000 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Image of Distrik Belanja Populer di Osaka Kini Mengalami Gelombang Penutupan Toko

Distrik Belanja Populer di Osaka Kini Mengalami Gelombang Penutupan Toko

Distrik Chayamachi di Umeda, yang terletak di sisi timur pusat Osaka, kini mengalami perubahan signifikan karena sejumlah peritel besar termasuk Loft dan ZARA telah tutup atau pindah tahun ini, sementara pengembangan berskala besar seperti Grand Green Osaka terus dibuka di area lain, memunculkan pertanyaan apakah distrik tersebut sedang berubah dari pusat fesyen anak muda menjadi kawasan subkultur; untuk memahami apa yang mendorong perubahan ini, kami berbicara dengan Takanobu Okahara, presiden Tsubasa Asset Partners dan pakar tren real estat di Osaka.

Image of Jepang Memperkirakan Panen Padi Sebesar 7,47 Juta Ton, Naik 10% dari Tahun Lalu

Jepang Memperkirakan Panen Padi Sebesar 7,47 Juta Ton, Naik 10% dari Tahun Lalu

Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang mengumumkan bahwa panen padi utama negara tersebut untuk musim 2025 diperkirakan mencapai 7,468 juta ton, meningkat 676.000 ton dibandingkan tahun sebelumnya dan mencerminkan pertumbuhan sekitar 10 persen.

Image of Di Balik Pembuatan Hotel Mewah Baru Jepang

Di Balik Pembuatan Hotel Mewah Baru Jepang

Nara, yang sebelumnya kekurangan pilihan akomodasi, kini memiliki kategori baru hotel kelas atas yang unik. Sosok di balik pembangunan properti mewah tak konvensional di seluruh Jepang ini adalah putri dari salah satu keluarga terkaya di negara itu sekaligus pemimpin perusahaan real estat besar dengan total aset lebih dari 1 triliun yen.