News On Japan

Jepang Perbarui Upaya untuk Status Warisan Budaya Takbenda UNESCO bagi Kaligrafi

TOKYO, Mar 05 (News On Japan) - Jepang telah memperbarui upayanya agar kaligrafi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, setelah keputusan dari Dewan Urusan Kebudayaan. Jika disetujui, ini akan menjadi warisan budaya ke-24 yang terdaftar di Jepang.

Kaligrafi, yang melibatkan penggunaan tradisional kuas, tinta, dan batu tinta untuk menulis karakter kanji dan kana, ditetapkan sebagai Properti Budaya Takbenda Nasional pada tahun 2021.

Dewan tersebut memutuskan untuk mengajukan kembali kaligrafi untuk pengakuan UNESCO guna menyoroti kekayaan dan keberagaman tradisi budaya Jepang. Sementara proposal awal telah diajukan pada Maret tahun lalu, evaluasi ditunda karena batas tinjauan tahunan UNESCO sekitar 60 aplikasi.

Pemerintah Jepang berencana untuk mengajukan kembali proposal tersebut sebelum akhir bulan ini. Setelah melalui proses evaluasi, Komite Antarpemerintah UNESCO diperkirakan akan membuat keputusan akhir sekitar November tahun depan.

Hingga saat ini, Jepang telah berhasil mendaftarkan 23 warisan budaya takbenda, termasuk kabuki, washoku (masakan Jepang), dan pembuatan sake tradisional yang diakui tahun lalu.

Source: TBS

News On Japan
MEDIA CHANNELS
         

Image of Semakin Sedikit Orang di Jepang Mengunjungi Makam Keluarga

Semakin Sedikit Orang di Jepang Mengunjungi Makam Keluarga

Cara masyarakat Jepang memberikan penghormatan di makam keluarga kini mengalami perubahan besar, dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup serta semakin beratnya tantangan dalam merawat makam.

Image of Osaka Akan Menambah 63 Area Merokok Baru Setelah Penerapan Larangan Menyeluruh

Osaka Akan Menambah 63 Area Merokok Baru Setelah Penerapan Larangan Menyeluruh

Menanggapi meningkatnya permintaan akan tempat merokok, Pemerintah Kota Osaka mengumumkan rencana untuk menambah 63 area merokok baru, termasuk di sekitar Stasiun JR Fukushima, setelah memberlakukan larangan merokok di jalan umum di seluruh kota.

Image of Pengemudi Bus Asing Diterjunkan di Rute Lokal untuk Pertama Kalinya

Pengemudi Bus Asing Diterjunkan di Rute Lokal untuk Pertama Kalinya

Warga negara asing untuk pertama kalinya secara nasional diangkat sebagai pengemudi bus rute lokal dengan memanfaatkan program Pekerja Berketerampilan Spesifik Jepang, dalam upaya mengatasi kekurangan tenaga kerja kronis di sektor tersebut.

Image of Osaka Korea Town Berubah oleh Kehadiran Komunitas Vietnam dan Nepal

Osaka Korea Town Berubah oleh Kehadiran Komunitas Vietnam dan Nepal

Wilayah Ikuno di Osaka, yang lama dikenal sebagai komunitas yang dibentuk oleh warga keturunan Korea, kini mengalami transformasi signifikan seiring meningkatnya jumlah warga negara asing dan keberagaman asal-usul penduduknya yang kini mencakup sekitar 80 negara. Hampir satu dari lima dari 130.000 penduduk wilayah tersebut kini berstatus warga negara asing, dengan pertumbuhan terbaru terutama didorong oleh kedatangan warga Vietnam dan Nepal.